Proyek Terowongan Kendala Pembebasan Lahan

- Jurnalis

Kamis, 9 November 2023 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca. (Foto: Ist)

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca. (Foto: Ist)

HarianBorneo.comSAMARINDA – Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah menjalankan proyek pengendalian banjir. Proyek ini mencakup pembangunan kolam retensi beserta tanggulnya di kawasan Bengkuring dan Desa Pampang.

Memasuki tahun kedua pelaksanaan proyek dengan skema Multi Years Contract (MYC) dan tenggat waktu tiga tahun, pada November ini seharusnya mencapai progres diatas 10 persen. Namun, progres tersebut terhambat karena Pemkot Samarinda kembali menghadapi persoalan pembebasan lahan masyarakat.

“Saat ini, progres proyek agak lambat dan harus dilakukan secara bertahap. Kami akan mengadakan rapat setiap minggu terkait pembuatan retensi ini,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca, yakin bahwa progres proyek Pemkot Samarinda dapat ditangani dengan baik oleh pihak terkait. Dia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah Samarinda telah melalui seleksi dan kajian sebelumnya.

“Setelah permasalahan di lapangan selesai, pasti pemkot akan mendesak percepatan pengerjaannya. Permasalahan terkait tanah didasarkan pada data, sehingga seharusnya tidak menimbulkan kesulitan,” ungkap Markaca.

Politikus Partai Gerindra ini berharap bahwa pembangunan infrastruktur untuk mengatasi persoalan banjir, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dapat segera rampung. Meskipun progresnya lambat karena kendala tertentu, Markaca menegaskan bahwa proyek tidak berhenti, melainkan terkendala dalam pelaksanaannya.

“Saya yakin semua akan selesai sesuai dengan perencanaan pemkot dan masyarakat harus untuk pembangunan Kota Samarinda,” pungkasnya. (FI/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru