HarianBorneo.com, SAMARINDA – Sebanyak 25 dari 26 puskesmas di Kota Samarinda berhasil meraih predikat tertinggi, yaitu Paripurna. Prestasi ini diumumkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda dan merupakan pencapaian luar biasa bagi pelayanan kesehatan di kota tersebut.
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Ahmat Sopian Noor, turut memberikan apresiasinya terhadap pencapaian ini. Menurutnya, predikat paripurna merupakan indikasi adanya peningkatan signifikan dalam pelayanan kesehatan yang terus diupayakan oleh pemerintah, terutama dalam mempersiapkan Samarinda sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ini adalah suatu prestasi dan hal positif yang kita dapatkan apabila mendapatkan status paripurna artinya untuk pelayanan di masyarakat bisa lebih baik lagi apalagi untuk peningkatan pelayanan kesehatan,” jelas Sopian.
Namun, Sopian juga menekankan pentingnya bagi Dinkes Kota Samarinda untuk terus meningkatkan mutu layanan serta sarana dan prasarana di puskesmas. Ia menyoroti bahwa keluhan terkait pelayanan yang kurang ramah masih sering terdengar di masyarakat.
“Jangan lupa juga memperhatikan pelayanan yang diberikan karena masyarakat masih mengeluhkan adanya kekurangan dalam pemberian pelayanan,” ujarnya.
Tidak menutup kemungkinan bahwa adanya karakter dan kepribadian pasien yang berbeda-beda membuat tenaga kesehatan harus ekstra sabar menghadapi dan memberi pelayanan optimal kepada mereka.
“Kadang-kadang ada tingkah laku para pasien yang membuat tidak nyaman sehingga membuat tenaga kesehatan juga tidak bisa mengendalikan kekesalannya,” ucapnya.
Mengakhiri pernyataannya, Sopian mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh pemerintah Kota Samarinda melalui ke-25 puskesmas yang telah berpredikat paripurna. Prestasi ini diharapkan dapat terus memotivasi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Samarinda. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











