Ronald Soroti Parkir Ilegal di Samarinda, Minta Tindakan Tegas demi Lindungi PAD dan Warga

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng. (Foto : RD)

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng. (Foto : RD)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Maraknya praktik parkir ilegal di sejumlah titik strategis Kota Samarinda menuai keprihatinan dari Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Ronald Stephen Lonteng.

Ia menilai keberadaan juru parkir liar tak hanya mengganggu kenyamanan warga, tapi juga menghambat potensi pendapatan daerah dari retribusi resmi.

Ronald menyatakan bahwa praktik juru parkir (jukir) liar telah menjadi keluhan publik yang berulang, terutama karena kerap disertai pungutan sepihak yang tidak memiliki dasar resmi.

Ia menyebut keberadaan mereka rawan menciptakan praktik pungutan liar (pungli) dan kerap menimbulkan ketidaknyamanan di ruang publik.

“Banyak laporan yang masuk ke kami. Warga sering diminta uang parkir tanpa karcis, bahkan dengan cara yang cenderung memaksa. Ini bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga kerugian daerah,” ujar Ronald.

Ia menegaskan bahwa ketidaktertiban pengelolaan parkir dapat menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, Ronald mendesak agar Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, hingga kepolisian turun tangan secara serius dan konsisten dalam menertibkan jukir ilegal di lapangan.

“Tempat-tempat seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, taman kota, hingga tempat kuliner, itu titik-titik rawan. Pemerintah harus hadir dan melakukan patroli rutin,” tegasnya.

Menurutnya, ketertiban dalam pengelolaan parkir bukan hanya soal penegakan aturan, melainkan juga bentuk pelayanan publik yang bermutu. Ia mendorong agar Dishub memastikan sistem parkir resmi berjalan baik, lengkap dengan karcis dan pengawasan petugas.

Ronald menyarankan agar penertiban terhadap jukir liar dilakukan secara terus-menerus dan terencana, bukan hanya reaktif ketika ada aduan.

Ia meyakini bahwa dengan tindakan tegas dan terstruktur, persoalan ini bisa ditekan, dan kepercayaan warga terhadap kinerja pemerintah pun meningkat.

“Kalau dibiarkan, warga terus dirugikan dan PAD terus bocor. Kita perlu sistem parkir yang tertib, adil, dan transparan,” tutupnya. (RD/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru