Samri Desak Evaluasi Portal di Jembatan Achmad Amins, Dinilai Rugikan Warga dan Pelaku Usaha

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto : Ist)

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto : Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, meminta pemerintah kota untuk meninjau ulang kebijakan pemasangan portal di Jembatan Mahkota II atau Jembatan Achmad Amins.

Menurutnya, aturan tersebut lebih banyak menimbulkan masalah ketimbang manfaat, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak.

Samri menuturkan, pembatasan akses kendaraan besar membuat banyak pengusaha harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh demi mengirimkan barang. Kondisi ini secara langsung menambah biaya operasional, termasuk konsumsi bahan bakar.

“Kalau harus memutar lewat Mahulu sementara tujuan akhirnya ke Sambutan, tentu akan menambah beban. Ini jelas menyulitkan,” ujarnya.

Ia juga menilai kebijakan itu tidak adil. Pasalnya, masyarakat dan pelaku usaha sudah berkontribusi melalui pajak, namun tidak diberi kesempatan memanfaatkan infrastruktur yang tersedia.

“Mereka ikut menyumbang untuk pembangunan lewat pajak, tapi justru dibatasi menggunakan fasilitas yang ada. Ini yang membuat keberatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Samri menyoroti bahwa kendaraan yang dibatasi portal sebenarnya masih tergolong aman melintasi jembatan. Menurutnya, alasan mengenai potensi kemacetan maupun kerusakan jalan sudah tidak lagi relevan.

“Dulu mungkin alasannya karena jalan belum tembus. Sekarang infrastruktur sudah jauh lebih baik. Jadi seharusnya kebijakan ini dievaluasi,” tambahnya.

Samri mengingatkan bahwa Jembatan Achmad Amins dibangun dengan anggaran besar serta dukungan masyarakat luas. Karena itu, ia menilai fasilitas tersebut semestinya bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan tanpa pengecualian.

“Pembangunan jembatan ini melibatkan dana besar dan dukungan rakyat. Jadi wajar kalau aksesnya dibuka untuk semua pengguna,” pungkasnya. (RD/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru