Samri Desak Tindakan Tegas Atas Insiden Anak Tenggelam di Bekas Lubang Tambang Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 17 Mei 2024 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Insiden tragis kembali terjadi di Samarinda, dengan tenggelamnya dua anak di bekas lubang tambang di Jalan Flamboyan. Kejadian tersebut menyoroti masalah serius terkait keselamatan publik dan pengelolaan lingkungan bekas tambang di kota ini.

Dua anak malang tersebut, MR dan RP, ditemukan tenggelam di lokasi bekas tambang. MR berhasil dievakuasi pada pukul 12.30 dan segera dilarikan ke Rumah Sakit IA Moeis, sedangkan RP ditemukan pada pukul 15.19 dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, mengecam keras kurangnya tindakan dari pemerintah dan pemilik tambang dalam menangani masalah bekas lubang tambang yang sering menjadi lokasi bermain berbahaya bagi anak-anak.

“Pemilik tambang yang meninggalkan bekas lubang tersebut harus bertanggung jawab atas insiden yang terjadi, dan pihak kepolisian dapat secepatnya menyelidiki lebih lanjut kejadian tersebut,” tegasnya.

Dia juga menyerukan agar pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini. Samri mengungkapkan rencana Komisi III untuk mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Samarinda, perusahaan tambang, dan instansi terkait guna mencari solusi yang mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

“Kita harap perlunya tindakan antisipatif dan solutif, agar kedepan tidak ada lagi korban lainnya,” tuturnya.

Samri menekankan pentingnya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anak mereka, namun juga menegaskan bahwa tanggung jawab utama ada pada pemerintah dan perusahaan tambang untuk memastikan lingkungan yang aman dan terbebas dari bahaya.

Insiden ini membuka mata banyak pihak akan perlunya tindakan nyata dalam pengelolaan lingkungan bekas tambang dan pentingnya regulasi ketat untuk melindungi warga, khususnya anak-anak, dari bahaya yang mengintai. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Penulis : Riduan

Editor : Fai

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru