Harianborneo.com, SAMARINDA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda terus mengebut pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Tepian dalam rangka merealisasikan Samarinda Terang 2024.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Samri Saputra mengatakan sangat mendukung rencana tersebut. Namun ia mengingatkan kepada pihak terkait agar lebih memprioritaskan pemasangan LPJU di daerah pinggiran kota.
“Yang jelas kalau saat ini itu di daerah pinggiran karena kalau daerah kota saya yakin sudah terang,” ungkapnya.
Sebab, lanjut Samri jika kawasan pinggiran tak memiliki penerangan jalan, dikhawatirkan hal itu akan membahayakan para pengguna jalan.
“Karena kalau jalan rusak dan tidak ada penerangan (lampu) bisa memakan korban. Karena LPJU tujuannya juga demi keselamatan masyarakat pengguna jalan,” tegasnya.
Tak hanya itu, Samri juga berharap agar beberapa jalan alternatif seperti jalan yang ada di dalam gang juga dapat segera dipasang LPJU.
“Jalan alternatif juga perlu, semua perlu. Tetapi kalau kita anggaran ini ada namanya skala prioritas, kerjakan dulu prioritas baru setelahnya yang lain,” tutupnya
Diketahui sebelumnya, Dishub Samarinda akan memasang LPJU di delapan titik yang tersebar di beberapa titik di Kota Tepian.
Diantaranya Jalan Pangeran Suryanata sekitar 78 titik, Kawasan Lempake ke Tanah Merah sekitar 146 titik, Simpang Paser sekitar 80 titik, Pattimura 34 titik, Trikora terbagi menjadi 64 titik lampu ganda dan 12 titik lampu tunggal, dan kawasan Rapak enam titik. (Py/Adv/DPRDSamarinda)











