Sani Sebut Peran Guru dan Orang Tua Kunci Penting Atasi Bullying

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Bullying atau tindakan intimidasi atau pelecehan yang dilakukan secara berulang oleh satu individu atau sekelompok individu terhadap orang lain, telah menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sani Bin Husain menjelaskan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya bullying terhadap anak-anak.

Menurut Sani, faktor pertama terkait dengan lemahnya pengawasan dari guru di sekolah. Beliau menegaskan pentingnya peran guru dalam mengawasi murid-muridnya agar dapat mencegah dan menindaklanjuti kasus-kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Guru harus mengawasi muridnya di sekolah. Terkadang, mereka melihat anak yang sedang disakiti, tetapi tidak bertindak,” ungkapnya.

Sementara itu, faktor kedua yang disoroti adalah lingkungan dan tontonan yang dominan dalam membentuk karakter anak menjadi seorang pembully. Sani menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap konten-konten yang dikonsumsi anak-anak, baik di rumah maupun di lingkungan sekitarnya.

Faktor terakhir yang diungkapkan oleh Sani adalah pendidikan yang diberikan oleh orang tua di rumah. Kurangnya pengajaran positif dari orang tua dapat menyebabkan anak-anak membawa kebiasaan buruk ke lingkungan sekolah.

Oleh karena itu, Sani menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter dan perilaku anak-anak mereka, “Sangat penting untuk bekerja sama dengan orang tua. Tiga faktor ini sangat berpengaruh pada anak,” tegasnya.

Di samping itu, Sani juga memberikan dorongan kepada korban bullying untuk tidak ragu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah maupun orang tua dari pelaku bullying. Menurutnya, penanganan kasus bullying harus dilakukan secara serius dan tidak boleh dibiarkan tanpa tindakan. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru