HarianBorneo.com, SAMARINDA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Samarind, Ahmat Sopian Noor soroti minimnya minimnya jumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang berada di Kecamatan Samarinda Seberang
Menurutnya dengan minimnya SMPN berdampak kepada penerimaan peserta didik baru melalui sistem Zonasi, sebab perbandingan antara calon pendaftar tidak sesuai dengan sekolahan yang ada.
“Dalam sistem zonasi, masih Daerah yang minim sekolah dan juga di wilayah tertentu tidak termasuk sistem zonasi juga, tentu ini akan menyulitkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya,” ungkapnya. Jum’at 02 Juni 2023.
Politisi Partai Golongan Karya itu meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Samarinda agar dapat memberikan solusi dalam mengatasi persoalan sistem zonasi tersebut.
“Dinas Pendidikan harus mencarikan solusi untuk anak anak dan adik adik kita yang di Samarinda Seberang untuk terus bisa melanjutkan pendidikannya di Sekolah Negeri,” ungkapnya.
“Dalam hearing lalu sudah kita ajukan, cuman terkendala di anggaran karena masih ada pertimbangan untuk membangun sekolah baru,” timpalnya.
Akhir dirinya berharap agar Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan Samarinda juga dapat menambah jumlah SMPN di wilayah Samarinda Seberang agar siswa-siswi dapat melanjutkan pendidikannya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)











