Sekolah Diharap Sediakan Langkah Preventif, Antisipasi Kekerasan Seksual

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husein. (Foto: Ist)

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husein. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sani Bin Husein, menyoroti perluasan tindak kekerasan di lingkungan sekolah dan menekankan perlunya langkah-langkah preventif.

“Dalam konteks ini, ada tiga jenis tindak kekerasan yang harus dihindari di kalangan siswa, yang pertama adalah kekerasan seksual, yang secara nyata dapat merusak kesehatan mental,” kata Sani pada hari Rabu (23/11/2023).

Menurut Sani, kekerasan seksual tidak hanya merugikan secara emosional tetapi juga dapat berdampak serius pada masa depan individu. Poin kedua yang diangkat oleh Sani adalah kekerasan mental, yang sering kali disebut sebagai tindak intimidasi.

“Pengalaman pribadi saya, di mana anak saya pernah mengalami intimidasi saat masih berada di sekolah dasar, tetapi dampaknya masih terasa hingga sekarang. Oleh karena itu, perlunya perhatian khusus terhadap kesehatan mental siswa, bahkan mungkin hingga konsultasi dengan psikiater,” ungkapnya.

Sani juga menyoroti tindak kekerasan ketiga, yaitu penyalahgunaan narkotika. Dia menegaskan bahwa memaksa seseorang untuk mengonsumsi obat terlarang atau minuman keras juga dapat dianggap sebagai bentuk kekerasan.

“Ketiga bentuk kekerasan ini, menurut pandangan saya, tidak dapat ditoleransi. Kami di Kota Samarinda harus bersatu untuk menjadikan lingkungan bebas dari kekerasan ini. Komisi IV telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan langkah-langkah preventif yang efektif,” tegasnya.

Sani menyimpulkan bahwa tugas Komisi IV adalah memastikan pengawasan dan pencegahan terhadap kekerasan tersebut di Kota Samarinda, demi melindungi anak-anak dari dampak negatif yang mungkin timbul. (FI/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru