Soal Parkir Liar di SCP, DPRD Samarinda Ungkap Izin dan Keselamatan Jadi Faktor Utama

- Jurnalis

Kamis, 25 April 2024 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Ist)

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Persoalan lahan parkir liar di luar Samarinda Central Plaza (SCP) terus menjadi sorotan. Pemerintah Kota Samarinda, melalui Dinas Perhubungan, telah berupaya menangani masalah ini, namun kendala utama terletak pada pengelola yang tidak memiliki izin.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rohim, menjelaskan bahwa masalah terletak pada ketidakberesan izin pengelola parkir.

“Trouble nya ada di pengelola ternyata, jadi kita datang kesana karena kita dapat informasi dari dishub, hampir semua maka mall mall besar di Samarinda ini pengelola parkirnya tidak berizin, itu kemarin kemudian di tegur dan diminta untuk segera mengurus izin,” jelas Rohim.

Rohim menjelaskan bahwa izin tersebut bukan hanya formalitas belaka, namun juga menyangkut aspek keselamatan pengunjung, “Tadi kita minta dishub tegas, karena begini itu dua hal yang penting, yang pertama pengungjung soal kenyamanannya dan keselamatannya”, tandasnya.

Menurut dirinya, standar – standar perizinan itu merukan upaya untuk melingdungi terjadinya hal hal yang tidak safe bagi para pengungnjung, kalau izinnya tidak keluar berarti hal tersebut tidak memenuhi standar safe.

Selain masalah keselamatan, Rohim juga menyoroti masalah pemasukan retribusi ke pemerintah daerah. “Misalnya satu bulan itu kendaraan yang masuk itu jumlahnya seribu dan yang di lapor itu 500, nah itu tidak bisa kita croshcek, makanya kita dorong ke kesles, nah kesles juga tadi masih belum clear,” ungkapnya.

Rohim menegaskan bahwa masalah ini bukan hanya menjadi perhatian DPRD, namun juga peringatan bagi pengunjung. “Kalo mereka mau protes itu bisa,  karena memang tidak mempunyai izin, jadi mereka mestinya tidak boleh memungut parkir, itu mestinya di kelola orang yang memiliki izin,” tukasnya. (MR/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik
Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat
Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet
Anhar : Rumah Sakit di Samarinda Harus Utamakan Kemanusiaan, Bukan Sekadar Bisnis
Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh
Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat
Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM
Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:53 WIB

Pemkot Diminta DPRD Samarinda Tegas Hentikan Parkir Liar di Ruang Publik

Kamis, 11 September 2025 - 16:50 WIB

Anhar : Pejabat Tak Perlu ke Luar Negeri, Lebih Baik Utamakan Rakyat

Rabu, 10 September 2025 - 14:45 WIB

Samri Shaputra Minta Lampu Lalu Lintas Samarinda Seberang Segera Difungsikan untuk Atasi Macet

Selasa, 9 September 2025 - 14:40 WIB

Anhar Ingatkan Pejabat Publik, Kritik Adalah Kontrol Sosial, Bukan Musuh

Selasa, 9 September 2025 - 14:38 WIB

Bau Sampah dari Truk Resahkan Warga Gunung Mangga, DPRD Dorong Pemkot Bertindak Cepat

Selasa, 9 September 2025 - 14:36 WIB

Novan Dorong Pemkot Samarinda Tuntaskan Pendataan Lahan untuk Normalisasi SKM

Senin, 8 September 2025 - 14:34 WIB

Markaca Soroti Isu Beras Oplosan, Minta Pemkot Pastikan Distribusi Aman

Senin, 8 September 2025 - 14:31 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Pentingnya Tertib Parkir dan Kebersihan di Citra Niaga

Berita Terbaru