Harianborneo.com, SAMARINDA – Dalam rangka mewujudkan Samarinda bebas dari keluarga stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda menggelar Festival Bangga Kencana pertama, di GOR 27 September, Universitas Mulawarman pada Kamis (24/8/2023).
Festival ini bertujuan sebagai wadah untuk memperkenalkan Program Bangga Kencana, dalam pembangunan kependudukan dan keluarga berencana serta untuk mewujudkan keluarga bebas stunting.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda dr. Sri Puji Astuti mengatakan DPPKB ini merupakan mitra DPRD kota Samarinda khususnya Komisi IV sehingga program-program yang mereka laksanakan selalu kami support melalui anggaran dan regulasi.
Sri juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, untuk mewujudkan kegiatan yang berkelanjutan. Paling tidak, masyarakat bisa menilai tentang dampak nyata yang dilakukan oleh DPPKB Samarinda.
“Kami sangat mendukung kerja rekan-rekan DPPKB beserta bunda-bunda PKK. Karena kami bisa berkolaborasi dengan baik dan bisa meraih juara umum untuk tingkat provinsi Kaltim,” jelasnya.
“Ini bertahun-tahun kita tunggu sehingga tahun ini kita bisa menyabet juara umum mengalahkan sembilan kabupaten kota lainnya,” sambungnya.
Sri juga berharap kolaborasi yang dilakukan bersama bisa menurunkan angka stunting di Samarinda, sesuai dengan target Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
“Harapannya, Festival Bangga Kencana pertama kali ini, bisa mengedukasi banyak keluarga dalam menjaga gizi dan kesehatan buah hati mereka. Jika seperti itu, generasi selanjutnya akan lebih cerdas dan kuat, hingga Samarinda bisa bebas dari masalah stunting,” pungkasnya. (Py/Adv/DPRDSamarinda)











