HarianBorneo.com, TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Anggana mengebut program pemberdayaan ekonomi kreatif untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menembus pasar ekspor. Camat Anggana, Rendra Abadi, menerangkan bahwa pihaknya baru saja merampungkan rangkaian inkubasi bisnis terpadu yang melibatkan pelatihan teknik ekspor, digital marketing, hingga pendampingan sertifikasi produk.
“Produk kita berpotensi bersaing di mancanegara asalkan pelaku usaha paham prosedur ekspor dan kualitasnya konsisten. Inkubasi ini mengajarkan teknik ekspor serta strategi pemasaran daring lintas negara,” kata Rendra di sela evaluasi program.
Pelatihan digelar selama sepekan dan diikuti 40 pelaku UMKM. Materi mencakup penentuan harga FOB, pengurusan dokumen bea cukai, hingga cara memanfaatkan market place business‑to‑business global. Produk unggulan yang diprioritaskan antara lain minyak kelapa konsumsi, minyak urut berbahan herbal, serta briket arang tempurung kelapa yang kini banyak diminati pasar Timur Tengah dan Eropa.
Untuk memperkuat daya saing, pemerintah kecamatan memfasilitasi pengadaan mesin pres hidrolik, sealer vakum, dan alat uji laboratorium sederhana di UMKM Center Anggana. Pusat layanan ini juga menyediakan ruang pamer permanen agar buyer lokal maupun luar negeri dapat meninjau sampel produk.
“Kami membangun ekosistemnya: ada bimbingan teknis, sertifikasi halal, sampai bantuan desain kemasan bercita rasa global,” ujar Rendra. Ia menambahkan, beberapa produk binaan sudah mulai menembus jaringan ritel di Samarinda dan Balikpapan.
Lurah dan kepala desa diberi target minimal lima UMKM unggulan tiap wilayah agar pipeline ekspor tetap terisi. Pemerintah kecamatan juga tengah menyiapkan kerja sama logistik dengan pelabuhan peti kemas di Samboja untuk memangkas biaya pengiriman.
Rendra optimistis dalam setahun ke depan, setidaknya dua kontainer produk UMKM Anggana bisa dikirim rutin per bulan. “Misi kami sederhana: kesejahteraan warga naik lewat penjualan global, tanpa meninggalkan kearifan lokal dalam setiap produk,” pungkasnya. (VY/Adv/DiskominfoKukar)











