Sepakat Bentuk Tim Gabungan, Tumpas Tambang Ilegal di Kukar

- Jurnalis

Senin, 23 November 2020 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong, harianborneo.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kukar menggelar diskusi publik. Tema yang diangkat Merumuskan Solusi Guna Menyelesaikan Persoalan Tambang Ilegal. Acara digelar di Coffe Tahu Kula Tenggarong, Selasa (17/11/2020).

Ketua Umum HMI Cabang Kukar Mursid Mubarak menyatakan, menangani tambang ilegal ibarat menjaga padi dari ancaman burung yang datang memakan padi. Apabila masyarakat datang mengusir, maka burung itu akan terbang. Tapi setelah masyarakat pergi maka burung itu datang kembali.

“Sehingga harus ada solusi dalam diskusi ini. Supaya kita bisa keluar dari benang kusut,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu mendorong tim gabungan khusus yang melibatkan mahasiswa ataupun masyarakat. Dalam mengawal persoalan klasik ini.

Baca Juga :  Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polsek Sungai Kunjang

Sekretaris Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan, dirinya mengakui keberadaan tambang ilegal di kecamatannya merusak lingkungan dan jalan umum.

Adanya rencana pembentukan tim gabungan khusus sangat diapresiasinya. Menurutnya tim selama ini yang turun terkesan tidak bersinergi.

“Akan percuma kita bicara regulasi kalau tidak ada kemauan serta komitmen dalam penegakan,” tuturnya.

Kasi Pengawasan DLH Kukar Fajrul Rahrud Rijali mengaku mendapat informasi tambang ilegal di Kukar. Hampir di beberapa kecamatan. Mulai dari Marangkayu, Muara Kaman, Samboja, dan Sebulu. “Secara aturan kami hanya mempunyai kewenangan untuk mengawasi aktivitas yang legal saja. Di luar itu kami tidak mempunyai kewenangan, termasuk menindak yang ilegal, karena itu ranahnya penegak hukum,” paparnya.

Baca Juga :  Remaong Koetai Berjaya Respon Terbitnya Mosi Tidak Percaya Minta Sultan Kutai Mundur

Ketua Komisi I DPRD Kukar Supriadi mengatakn, lima tahun lalu telah sidak bersama tim gabungan bersama Kapolres. Namun ketika sidak, kondisi di lapangan sepi. “Kami pernah menyampaikan ke Dinas ESDM Kaltim,” urainya.

Aktivis Jatam Kaltim Teresia mengaku banyak melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun menurutnya laporan Jatam tidak ada yang sampai ke tahap P-21. “Padahal bukti dan saksinya cukup lengkap,” ungkapnya. (put)

Berita Terkait

Polsek Sungai Kunjang Tangkap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan
Reskoba Polresta Samarinda Ungkap Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika
Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polsek Sungai Kunjang
Reskoba Polresta Samarinda Ungkap Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika
Polresta Samarinda Kembali Berhasil Meringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkotika
Ungkap Kasus Narkotika, Polsek Sungai Pinang Amankan 3 Tersangka dan 11 Poket Sabu
Pihak DPC PKB Versi Haidir Gugat DPRD Dan KPU Kukar
Remaong Koetai Berjaya Respon Terbitnya Mosi Tidak Percaya Minta Sultan Kutai Mundur

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 20:08 WIB

Polsek Sungai Kunjang Tangkap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan

Minggu, 7 Januari 2024 - 04:30 WIB

Reskoba Polresta Samarinda Ungkap Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Rabu, 27 Desember 2023 - 07:02 WIB

Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polsek Sungai Kunjang

Kamis, 14 Desember 2023 - 11:14 WIB

Reskoba Polresta Samarinda Ungkap Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika

Selasa, 12 Desember 2023 - 06:25 WIB

Polresta Samarinda Kembali Berhasil Meringkus Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

Senin, 2 Oktober 2023 - 20:55 WIB

Ungkap Kasus Narkotika, Polsek Sungai Pinang Amankan 3 Tersangka dan 11 Poket Sabu

Sabtu, 9 September 2023 - 05:25 WIB

Pihak DPC PKB Versi Haidir Gugat DPRD Dan KPU Kukar

Sabtu, 2 September 2023 - 04:33 WIB

Remaong Koetai Berjaya Respon Terbitnya Mosi Tidak Percaya Minta Sultan Kutai Mundur

Berita Terbaru

Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto: Ist)

Advertorial

Musim Penghujan, Bupati Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan

Rabu, 10 Jul 2024 - 13:18 WIB