HarianBorneo.com, Kutai Kartanegara – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan kegiatan sosialisasi sistem informasi daerah penangkapan ikan berbasis android yang dituju kepada para nelayan setempat, sosialisasi tersebut diselenggarakan di Kecamatan Muara Jawa dan Samboja, pada Kamis (14/12/2023) pagi.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan di dua tempat sekaligus yakni Kecamatan Muara Jawa dan Samboja dan pelaksanaan di waktu yang sama pada pukul 9 pagi, untuk kegiatan di Kecamatan Samboja yang bertempat di Kantor Kelurahan Samboja Kuala turut dihadiri langsung oleh Kasi Pengelola Produksi Perikanan Tangkap DKP Kukar, Yusa Abdi.
Abdi menerangkan, kegiatan sosialisasi ini jelas sejalan dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah khususnya di Kutai Kartanegara, yang mana sesuai dengan program kukar idaman khususnya terhadap para nelayan.
“Kami punya program lagi di pengembangan kapasitas nelayan, kalau di kaitkan lagi dengan program induknya si kukar idaman yaitu pengembangan kapasitas dan fasilitasi sebanyak 25 ribu nelayan dan pembudidaya ikan,” kata Abdi, sapaan akrabnya.
Lanjutnya, hal yang seperti ini perlu kita adakan dan sistem informasi penangkapan ikan berbasis android ini kita tuju khususnya terhadap para nelayan guna mencoba menggunakan sistem aplikasi tersebut.

Namun para nelayan ada yang sempat menyampaikan terkait permasalah cuaca jika terjadi cuaca yang buruk, mungkin kedepan di aplikasi ini bisa kita memasukan informasi cuaca dan bekerjsama dengan pihak BKG setempat.
“Semisal sudah masuk terkait informasi cuaca para nelayan bisa melakukan monitor terkait cuaca sebelum pergi melaut dan nantinya aplikasi ini bisa bermanfaat untuk mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, imbuh Abdi, kedepan masih banyak program-prograam yang akan kami jalankan seperti pelatihan, sertifikasi nelayan, kemudian memberikan fasilitasi terkait kebutuhan para nelayan.
“Seperti yang saya katakan tadi ada sekitar 25 ribu nelayan dalam rangka peningkatan dan produktivitas para nelayan maupun para pembudidaya ikan di kukar saat ini,” tuturnya.
Ia melanjutkan, semoga teknologi yang sudah di sosialisasikan tadi bisa memberikan manfaat, serta para nelayan mampu mengadobsi aplikasi tersebut dengan baik.
“Kita harus mendukung hal tersebut dalam rangka peningkatan dan produktivitas para nelayan dan pada akhirnya sistem penangkapan ikan berbasis android tersebut bisa meningkatkan ekonomi mereka,” tandasnya. (MF)











