Gelar Seminar Nasional, ISPIKANI Kaltim dan Magister Ilmu Perikanan UNMUL Hadirkan Menteri KKP RI

- Jurnalis

Senin, 18 November 2024 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain ilustrasi Seminar Nasional gelaran ISPIKANI Kaltim dan Magister Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman. (Foto: Ist)

Desain ilustrasi Seminar Nasional gelaran ISPIKANI Kaltim dan Magister Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Langkah besar menuju penguatan sektor perikanan berkelanjutan di Kalimantan Timur mulai terlihat jelas. Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Cabang Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama dengan Program Studi Magister Ilmu Perikanan (MIP) Universitas Mulawarman, telah memulai serangkaian koordinasi strategis dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan kegiatan Seminar Nasional yang akan segera digelar.

Dalam upaya tersebut, mereka melibatkan sejumlah tokoh penting, Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, H. Irhan Hukmaidy, S.Pi., M.P.

Audiensi bersama Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng. (Foto: Ist)

Seminar yang akan dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M. sebagai keynote speaker ini, bertujuan untuk membahas berbagai isu terkait optimalisasi sektor perikanan.

Tema yang diusung dalam seminar kali kni, “Optimalisasi Peran Ikatan Alumni Perikanan Indonesia Wilayah Kalimantan Timur sebagai Upaya Sektor Perikanan Berkelanjutan Guna Mendukung Ketahanan Pangan”, mencerminkan ambisi besar untuk meningkatkan kontribusi sektor perikanan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Rangkaian seminar ini bukan hanya menjadi ajang ilmiah, tetapi juga merupakan bagian dari persiapan Konferensi Daerah (Konferda) Ke-II ISPIKANI KALTIM sekaligus memuat agenda pembentukan Ikatan Alumni Magister Ilmu Perikanan Universitas Mulawarman (IKA-MIP).

Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan yang konkret untuk mendukung sektor perikanan yang berkelanjutan, serta memberikan arahan bagi pengurus ISPIKANI Kaltim dan IKA-MIP dalam menyusun program kerja yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perikanan.

“Seminar ini menjadi sangat penting karena kami berharap dapat merumuskan kebijakan yang tidak hanya akan memberikan solusi praktis, tetapi juga menjadi bahan masukan bagi pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan berbasis perikanan di Kalimantan Timur,” kata Dr. Ir. Hj. Fitriyana, S.Pi., M.Si., IPU., Ketua ISPIKANI Kaltim sekaligus Koordinator Program Studi MIP UNMUL.

Para narasumber yang turut berkontribusi dalam seminar ini juga tidak kalah berpengalaman. Rektor Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., serta Sekjen Masyarakat Perikanan Nusantara (MPN), Dr. Nimmi Zulbainarni, S.Pi., M.Si., dan Ketua Umum DPP ISPI, Dr. Agus Suherman, S.Pi., M.Si., akan berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai perikanan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.

Moderator seminar, H. Irman Irawan, S.Pi., M.P., M.Sc., Ph.D., akademisi dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman, akan memandu diskusi dengan harapan dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan bagi kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dukungan penuh terhadap kegiatan ini datang dari seluruh alumni perikanan di Kalimantan Timur serta pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Koordinasi terkait kehadiran Menteri KKP RI bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, H. Irhan Hukmaidy, S.Pi., M.P. (Foto: Ist)

Besar harapan seminar ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran ilmu, tetapi juga mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat perikanan untuk menciptakan solusi nyata dalam pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Ke depan, hasil dari seminar ini diharapkan dapat menjadi acuan kebijakan dalam mendukung sektor perikanan yang berkelanjutan, serta menjadi program lanjutan KKP yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh pelaku perikanan di Kalimantan Timur.

“Semoga langkah ini dapat mempercepat tercapainya tujuan Indonesia Emas, di mana sektor perikanan berperan penting dalam ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Fitriyana. (MF)

Berita Terkait

Fun Fishing di Kolam Kampus: Saat Tali Pancing Menyatukan Alumni dan Civitas Unmul
Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Madrasah Darussalam, Santri Didorong Jadi Generasi Berkarakter
Menganyam Narasi Pembangunan: Dialog Strategis Antara Bupati PPU dan JMSI Kaltim
DPW PAN Kaltim Buka Pendaftaran Bacalon Formatur Periode 2025-2030
JMSI Minta Presiden Prabowo Koreksi Kebijakan Menteri yang Rugikan Rakyat
Dugaan Jual-Beli Bantuan Kapal Nelayan di Kukar, DKP Turun Tangan
Edi Oloan Pasaribu Lakukan Monev, Minta Seleksi PPPK Berjalan Secara Transparan
Sinergi Dua Kampus Perikanan Membangun Masa Depan Blue Economy di IKN

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 12:53 WIB

Fun Fishing di Kolam Kampus: Saat Tali Pancing Menyatukan Alumni dan Civitas Unmul

Sabtu, 20 September 2025 - 16:44 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Madrasah Darussalam, Santri Didorong Jadi Generasi Berkarakter

Rabu, 14 Mei 2025 - 21:31 WIB

Menganyam Narasi Pembangunan: Dialog Strategis Antara Bupati PPU dan JMSI Kaltim

Selasa, 11 Maret 2025 - 19:58 WIB

DPW PAN Kaltim Buka Pendaftaran Bacalon Formatur Periode 2025-2030

Kamis, 6 Februari 2025 - 08:08 WIB

JMSI Minta Presiden Prabowo Koreksi Kebijakan Menteri yang Rugikan Rakyat

Kamis, 5 Desember 2024 - 14:21 WIB

Dugaan Jual-Beli Bantuan Kapal Nelayan di Kukar, DKP Turun Tangan

Rabu, 4 Desember 2024 - 11:14 WIB

Edi Oloan Pasaribu Lakukan Monev, Minta Seleksi PPPK Berjalan Secara Transparan

Senin, 25 November 2024 - 17:52 WIB

Sinergi Dua Kampus Perikanan Membangun Masa Depan Blue Economy di IKN

Berita Terbaru