Kedapatan Punya Dua Nopol Saat Antri di SPBU Samarinda, Sopir Beserta Truk Diamankan Polisi, Kompol Gulo : Biar Bisa Dua Kali Isi

- Jurnalis

Kamis, 19 Januari 2023 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo. (Foto: Ist)

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo. (Foto: Ist)

HarianBorneo.com, SAMARINDA – Satu unit Dump Truk (DT) warna merah, Kamis (19/1/2023) sore kedapatan memiliki dua plat nomor polisi (nopol) yang berbeda. Yang satu asli, dan satunya palsu.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Samarinda KBP Ary Fadli, didampingi Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo pada awak media. Ia menerangkan, saat ini sopir beserta truk tersebut telah diamankan di Pos Polantas di Jalan Meranti, Samarinda.

“Sopir tersebut sengaja memiliki dua plat. Agar bisa mengisi bahan bakar sebanyak dua kali,” jelas Gulo, Kamis malam.

Pelanggaran yang dilakukan sopir tersebut diketahui saat Kompol Gulo didampingi Kanit Turjawali IPTU Purwanto dan personil melakukan patroli rutin ke sejumlah SPBU di Samarinda.

Dimulai dari Jalan Panjaitan, Sentosa, Kemakmuran, Pelita, Kebaktian, Jelawat, Otto Iskandardinata dan PM Noor.

“Sopir truk itu kita temukan sedang antri di SPBU Jalan PM Noor. Dan saat kita lakukan pemeriksaan, ternyata truk tersebut menggunakan plat palsu. Sementara yang aslinya disimpan,” tutur Kasat.

Sementara pengakuan sopir truk. Bahan bakar yang di isi tidak diperjualbelikan. Hanya untuk pemakaian sendiri. Karena ia akan melakukan perjalanan ke Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Meski demikian. Penerapan sistem pengguna tunggal bagi konsumen yang ingin membeli bahan bakar minyak (BBM) telah diterapkan oleh Kementerian ESDM.

Dimana kini plat nomor kendaraan yang mengisi BBM akan dicatat. Untuk memastikan penyaluran bensin jenis solar dan pertalite yang selama ini disubsidi oleh pemerintah bisa tepat sasaran.

“Apapun alasannya tetap salah. Karena itu melanggar aturan yang sudah diterapkan. Sehingga sopir dan truknya kita amankan untuk diberikan pemahaman secara lisan,” ucap Gulo.

Bukan hanya itu saja. Pihaknya juga melakukan himbauan kepada seluruh sopir truk agar tidak parkir sembarangan saat mengantri di SPBU. Mengingat sudah banyak korban dunia yang meninggal, akibat menabrak bagian belakang truk parkir.

“Itu tercantum semua dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 LLAJ tentang larangan parkir dibadan jalan,” tegas Kasat. (MF/HarianBorneo.com)

Berita Terkait

Fun Fishing di Kolam Kampus: Saat Tali Pancing Menyatukan Alumni dan Civitas Unmul
Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Madrasah Darussalam, Santri Didorong Jadi Generasi Berkarakter
Menganyam Narasi Pembangunan: Dialog Strategis Antara Bupati PPU dan JMSI Kaltim
DPW PAN Kaltim Buka Pendaftaran Bacalon Formatur Periode 2025-2030
JMSI Minta Presiden Prabowo Koreksi Kebijakan Menteri yang Rugikan Rakyat
Dugaan Jual-Beli Bantuan Kapal Nelayan di Kukar, DKP Turun Tangan
Edi Oloan Pasaribu Lakukan Monev, Minta Seleksi PPPK Berjalan Secara Transparan
Sinergi Dua Kampus Perikanan Membangun Masa Depan Blue Economy di IKN

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 12:53 WIB

Fun Fishing di Kolam Kampus: Saat Tali Pancing Menyatukan Alumni dan Civitas Unmul

Sabtu, 20 September 2025 - 16:44 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Madrasah Darussalam, Santri Didorong Jadi Generasi Berkarakter

Rabu, 14 Mei 2025 - 21:31 WIB

Menganyam Narasi Pembangunan: Dialog Strategis Antara Bupati PPU dan JMSI Kaltim

Selasa, 11 Maret 2025 - 19:58 WIB

DPW PAN Kaltim Buka Pendaftaran Bacalon Formatur Periode 2025-2030

Kamis, 6 Februari 2025 - 08:08 WIB

JMSI Minta Presiden Prabowo Koreksi Kebijakan Menteri yang Rugikan Rakyat

Kamis, 5 Desember 2024 - 14:21 WIB

Dugaan Jual-Beli Bantuan Kapal Nelayan di Kukar, DKP Turun Tangan

Rabu, 4 Desember 2024 - 11:14 WIB

Edi Oloan Pasaribu Lakukan Monev, Minta Seleksi PPPK Berjalan Secara Transparan

Senin, 25 November 2024 - 17:52 WIB

Sinergi Dua Kampus Perikanan Membangun Masa Depan Blue Economy di IKN

Berita Terbaru