HarianBorneo.com, SAMARINDA – Sabtu pagi di Samarinda tak seperti biasanya. Di halaman Islamic Center, ratusan personel kepolisian berdiri tegap dalam barisan, mata mereka tertuju pada sosok Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Dr. Ary Fadli, S.I.K., M.H., M.Si. Mereka bukan sekadar bersiap untuk tugas rutin, tetapi untuk sebuah misi yang membawa beban sejarah: mengawal tamu-tamu VIP menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam rangka peringatan HUT RI ke-79.
Bagi Kapolresta Ary Fadli, tugas ini bukan hanya soal tanggung jawab, tetapi sebuah kehormatan. Dia menyadari bahwa perjalanan menuju IKN ini bukanlah perjalanan biasa. Di sanalah simbol dari masa depan Indonesia sedang dibangun, dan kehadiran tamu-tamu penting ini adalah bagian dari sejarah yang sedang ditorehkan. “Pengawalan ini bukan hanya soal keamanan, tapi juga memastikan bahwa momen bersejarah ini berjalan tanpa hambatan,” ungkapnya saat memberikan arahan kepada anak buahnya.
Setiap personel yang terlibat telah dipersiapkan dengan cermat. Mereka tahu bahwa tugas mereka bukan hanya untuk menjaga keamanan fisik, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap tamu merasakan kenyamanan dan penghargaan yang pantas mereka dapatkan. Di balik setiap langkah persiapan, ada rasa tanggung jawab yang mendalam.
Kapolresta Ary Fadli memimpin apel dengan ketenangan seorang pemimpin yang tahu betul apa yang harus dilakukan. Dia memeriksa armada bus satu per satu, memastikan setiap kendaraan dalam kondisi terbaik. Bukan hanya itu, pemeriksaan kesehatan pengemudi juga dilakukan dengan ketat, karena perjalanan ini tidak boleh menyisakan ruang untuk kesalahan.
Para personel yang terlibat memahami betul apa yang dipertaruhkan. Setiap instruksi yang diberikan, setiap pengecekan yang dilakukan, semuanya bertujuan untuk satu hal: memastikan bahwa perjalanan menuju IKN berlangsung mulus. Mereka tahu bahwa ini bukan hanya soal tugas, tetapi tentang mengambil bagian dalam sebuah momen besar dalam sejarah bangsa.
Ketika apel berakhir, suasana di Islamic Center masih terasa intens. Namun di balik kesibukan itu, ada kebanggaan yang tidak terlihat tetapi terasa kuat. Mereka bukan hanya mengawal tamu VIP, tetapi juga menjaga masa depan bangsa. “Dengan persiapan ini, kami yakin semuanya akan berjalan lancar,” tutup Kapolresta Ary Fadli, suaranya tegas namun penuh keyakinan.
Pagi itu, di Samarinda, apa yang terlihat sebagai apel biasa adalah persiapan untuk sebuah misi yang jauh lebih besar. Ini adalah cerita tentang dedikasi, kehormatan, dan tanggung jawab para penegak hukum dalam menjaga jalannya sejarah, memastikan setiap langkah menuju masa depan bangsa tetap aman dan terjaga. (MF)











